Jumat, 25 Juni 2010

rindu-rindu yang kutepis!!!

Hey ANDALUSIA..
Sudah lama sekali rasanya aku tak menyentuhmu..
Sudah lama sekali aku tak membagi semua cerita d’dalammu..
Hmmmm..bagaimana mengatakannya yaaaa???
Aku merindukan sekaligus mengacuhkanmu..
Maafkan aku yaaaaa!!!
Tapi aku tidak lupa..
Tidak sama sekali..

Sama seperti tentangnya..
Aku merindukannya setiap waktu, namun mencoba untuk menepisnya, mencoba untuk mengacuhkannya, mencoba untuk tak mempedulikan hatiku yang meronta memanggil namanya tanpa jeda..
Km tahu ANDALUSIA???
Itu berat..amat sangat berat..
Sekuat apapun aku berusaha, aku tetap kalah oleh perasaanku..
Aku tetap d’lemahkan oleh rinduku..

Mungkin orang2 bilang aku hanya mampu berkata2 tanpa mampu melakukan apa yang aku ucapkan..
Semua yang aku ucapkan adalah Doaku..
Adalah Kekuatanku..
Itu yg mereka TIDAK PERNAH KETAHUI..
Iyaaa mungkin mereka benar..
Aku terlalu banyak bermimpi dan saatnya lah aku bangun..
Tapi bukan itu..bukan begitu..
Aku justru sedang mencoba membangun mimpi2 ku itu, d’sokong oleh perkataan yang aku sebut Doa, oleh tulisan yang aku sebut Pinta..
Mereka tak pernah tahu itu bukan???
Yg mereka tahu akulah si bodoh yang merengek akan CINTA..Yg lemah dan tolol karena perasaannya..

Aku selalu tertawa saja jika ada yang berpikiran seperti itu..
Wajar saja..Normal saja..
Toh mereka juga hanya mencoba menyampaikan rasa pedulinya..Terimakasih!!!

Malam ini..
Sebenarnya banyak sekali yang ingin aku tulis ANDALUSIA..
Seperti apa saja yang aku rasakan setelah kepulangaku kemarin dari Kotanya..
Apa saja yang dia lakukan terhadapku selama aku disana..
Tapi tidak, aku terlalu lelah untuk menuliskan itu semua, menuliskan semua kesakitan yang dia berikan, menggambarkan semua luka yang belum kering aku dapatkan..
Aku hanya ingin mengingat yang INDAHnya ANDALUSIA..
Seindah cerita kami d’mulai..
Seindah dia d’mataku..
Seindah perasaan yang aku miliki..
Seindah rencana Tuhan u/ aku selama ini..

Bolehkan jika hanya begitu ANDALUSIA???
Bolehkan jika itu saja yg aku mau???
Aku tidak ingin MEMBENCInya..
Aku tidak ingin MEMBUANGnya jauh..
Aku tidak ingin PERGI dari Perasaanku..
Bolehkan jika begini saja???
Bolehkan jika sekedar itu untuk kumiliki seumur hidupku???

ANDALUSIA..
Aku letih menangis, tapi selalu itu saja yang aku lakukan..
Aku lelah terluka, tapi aku seolah menikmati rasa sakitnya..
Aku bosan seperti ini, tapi tak jua aku pergi mencari hal lain u/ mengusir kebosananku..

Aneh bukan ANDALUSIA???
Aku sepertinya suka sekali menyiksa diriku sendiri..
Suka sekali melihat diriku sendiri terluka..
Suka sekali melihat diriku mengahadapi mati rasa..
Haruskah selalu seBODOH ini jika ada CINTA???
Dan kenapa harus dengan cinta yang seperti ini???
Yg dalam dan tanpa henti???
Aku tak berdaya menghadapi besarnya rasa itu..
Seharusnya aku lah yg bisa memegang kendali terhadapnya..
Tapi kenapa dia yg mengendalikan aku sekarang???

Sering kuharapkan..
Dia suatu saat bisa merasakan apa yang aku rasakan terhadap dia sekarang..
Acap kali aku memohon kepada Tuhan agar dia ada d’posisi aku sekarang dan aku yang menyiksa perasaannya..
Semoga Semoga Semoga..
Dan ketika saatnya datang..
Aku ingin dia membaca ini semua..
Merasakan apa yang aku rasakan sungguh tidak nyaman..
Sungguh tidak tertahan..
Jadi aku berharap sekali Tuhan..
Mohon dengarkan!!!amiiiiiiiiiiiiinnnnnnnnnn..

Tapi sanggupkah aku melihat dia terluka seperti aku???
Sanggupkah aku melihat dia menangisi aku???
Sanggupkah aku melihat dia menjadi tak terkendali karena aku???

TIDAK..
Jawabannya hanya itu..
Aku tidak sejahat itu..
Aku tidak sekejam itu..
Aku hanya ingin dia merasakan sedikit saja..hanya sedikit..
Agar setelah kesakitannya, aku bisa menghangatkan hatinya u/ d’sembuhkan..
Aku ingin jadi Obat Luka-nya..
Aku ingin jadi Penawar rasa Perih dan Pedihnya..

ITU SAJA..

<< MHA >>

Tidak ada komentar:

Posting Komentar