Rabu, 14 Maret 2012

biar mengalah..meski tak ingin kalah..

Benar adanya..
Aku mengalah..
Tapi bukan karena aku kalah..

Aku pula bukan menyerah..
Sepenuhnya karena aku coba menyerahkan semua mampuku untuk melihat bahagiamu..

Tidak..
Aku tidak akan kalah dengan keadaan ini..
Pula tidak menyerah..
Tidak jua pasrah..

Aku hanya tidak ingin kita lebih lama lagi saling menyakiti..
Tidak semakin lama saling menyalahkan..
Mencari pembenaran atas setiap kesalahan..

Aku mencintaimu..
Dan itu benar..
Sesungguh-Sungguhnya..

Duniaku pun hanya punya satu poros..
Dan iyaa itu kamu..
Ketika ia tak lagi berotasi mengelilingimu..
Mungkin geraknya akan terhenti mencari poros lain utk dikelilingi..nanti..
Lalu ilmu gravitasi d'Bumiku semakin lebih cepat..
Gedebummmm..Menjatuhkanku k'Dasar tanpa ampun..dan iyaa kelak aku akan bangun lagi..pasti..

Aku kehilanganmu kah?
Sudah pasti..
Tapi kamu tetap tinggal d'Hati..
Sebagaimana Matahari yang selalu mengalah akan Kebesaran Malam..akan Gemerlapnya Bintang..akan Menawannya sinar Bulan..
Namun meski begitu..
Cahayaku tetap akan kupinjamkan..
Tetap akan kuselipkan..
Tetap akan kuberikan..
Iyaa,cuma-cuma..
Sama seperti sebelum 'kita' memutuskan tidak lagi satu kata..

Lalu jangan lagi kita saling bersusah payah menjauhkan diri..
Pun jarak memang sudah sedianya membentangi..

Lalu tak usah jua kita berlelah-lelah mengelabui rasa seolah kita baik-baik saja..
Karena memang seadanya kita dinaungi dera,coba,duka,luka,siksa dan airmata..

dan kita namakan cerita ini 'kenangan'
Semoga ia tetap hidup meski kita telah mati..

13.03.2012 23.37

Tidak ada komentar:

Posting Komentar