Malam ini tiba2 saja sangat Rindu mendengarkan suaramu..
Ingin mendengarkannya sebentar saja..
Tapi telponku tidak ada sahutan dari seberang sana..
Dan aku hanya menghela nafas panjang tanda harus banyak bersabar..lagi dan lagi..
Lalu aku putuskan untuk mendengarkan suaramu yang pernah terekam olehku..
Cukup banyak, cukup menguras airmata dan sakitku yang berlebihan..
Dimulai dari rekaman dimalam Ulangtahunmu..
Ketika aku dan 1 orang teman baikmu menyanyikan Lagu Selamat Ulang Tahun ditengah malam itu..
Aku bahkan meneteskan airmata mendengar setiap kata yang kau ucapkan..
Aku terluka semakin dalam ketika kau bilang baru sekali dalam hidupmu kau merasa special begitu..
Kembali terulang semua hal tentang hari Bahagiamu..
Aku tak tahu apa kamu masih mengingatnya sekarang..
Saat2 itu adalah waktu dimana aku masih mampu menunjukan aku ada, dan betapa aku menyayangimu, sungguh dan terlalu..
Ketika airmataku masih sangat menggenang, ada suaramu yang lain yang lebih menyakitkan..
AKU TAKUT KEHILANGANMU
BILA AKU JUJUR PADAMU
AKU BENCI BILA HARUS JALANI HIDUP TANPA DIRIMU
AKU TAKUT KAU MENINGGALKANKU
Aku tak lagi mampu berkata2, aku bahkan tak mampu lagi menahan sesaknya..
Aku ingat dihari dimana kita memutuskan jadi begini, kau pun menyanyikan lagi ini..Dan aku hanya terisak parah mendengarnya..
Seingatku aku pernah menangis 2x ketika kau menyanyikan lagu ini kepadaku..Disaat yang berbeda, diwaktu yang berbeda dan dengan keputusan yang berbeda pula..
Tapi percayalah, kau tak akan kehilanganku asal kau belajar memegangku dan bertahan bersamaku lebih keras..
Ya Tuhan..
Mampukah lagi aku mendengar suaranya seperti saat2 itu???
Mampukah aku merasakan sayangnya seperti sedia???
Berada dalam rengkuhannya seperti semula???
Mendengar degup jantungnya yang selalu berpacu berlomba ketika aku ada..
Merasakan telapak tangannya yang basah dan kegugupannya..
Mengecap rasa dirinya yang manis..
Hangatnya kecupan kening yang selalu d’lakukannya dan kerap menghantui..
Ya Tuhan..
Tak bisakah Kau buka lagi Pintu Hatinya sekali lagi untuk Hatiku???
Tak bisakah Kau kembalikan Rasa Sayangnya padaku???
Tak bisakah Kau menitipkan Rindu yang takut kusampaikan ini???
Aku takut bicara Rindu, takut dia semakin jauh karena itu, takut dia membenciku semakin dalam..
Aku d’hantui ketakutan terus menerus..
Aku bahkan bersusah payah menahan tanganku agar tak lagi membaca semua pesan yang pernah dia tuliskan untukku..
Ribuan pesannya, Ribuan pula airmataku akan jatuh jika aku kembali membacanya..
Tapi sekuat apapun aku menghindarinya..
Sekeras apapun aku menjauhinya..
Setakut apapun aku mengakuinya..
Aku tetap punya RINDU yang HEBAT dan LUAR BIASA akannya..
Aku tidak mungkin berhenti Tuhan..
Aku tidak bisa..dan juga tak ingin..
Aku hanya berkompromi dengan akal sehatku saja agar tak jadi Gila karena ini semua..
Aku tak ingin menyiksa bathinku..
Aku tak ingin mengecewakan mereka yang terlalu berharap banyak padaku..
Maka aku tetap berpihak pada kewarasan agar tak kehilangan pegangan..
Maafkan aku Tuhan..
Aku mencintaiMu..
Tapi aku juga mencintainya..sangat dan sungguh!!!
Maaf!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar