Sebenarnya aku tidak tahu alasan kenapa aku harus menulis dan bercerita kepada sesuatu yang tidak mungkin bisa aku ajak berbicara dan berbagi..
Tapi paling tidak ini mengembalikan kekuatanku setelah d’tempa dengan sakit dan airmata seharian..
Sebelumnya aku juga ingin meminta maaf kepada Allah..Maafkan aku yang selalu mengeluh dan banyak bersedu sedan..
Ya Allah..
Kaulah yang paling mengetahui apa aku, apa keluh kesahku, apa deritaku, apa sakitku, apa kebahagiaanku, apa tawa dan apa semangatku..
Sungguh itu DIA..Lelaki yang tiba2 masuk ke dalam hidupku tanpa permisi, tanpa tanda, tanpa banyak kata..
Terimakasih aku ucapkan untuk kehadirannya yang hanya sebentar kurasa..
Awalnya aku anggap dia hanya teman dikala duka, karena hati yang kecewa.
Tapi ternyata lebih dalam dan lebih tajam daripada yang pernah aku kecap sebelumnya..
Tidak ada pembandingnya, karena aku tak bermaksud melakukan itu..Dia jelas saja berbeda, jauh berbeda dengan yang sebelum-sebelumnya,.
Dia yang paling menghancurkan aku..Dia yang paling menghempaskan aku tanpa ampun..
Sekali lagi, Maafkan aku yang berlebihan Ya Allah..
Mungkin setelah aku lepas dari berlebihku, aku akan menjauh sejauh2nya dari dia..
Aku tidak akan sanggup, aku yakini itu..Tapi aku harus mampu..
Ini untuknya, bukan untukku..
Ini untuk ketenangannya, kebahagiannya, mimpi2nya..
Toh aku memang terbiasa untuk membahagiakan orang lain, sungguh kebahagiaanku adalah melihat orang yang aku cintai bahagia..
Dan aku berjanji akan membahagiakannya dengan cara yang dia pilih..meskipun ini membunuhku pelan2..
Aku Cinta Dia Ya Allah..Sungguh Cinta..ntah darimana aku mampu menyebutnya begitu..
Hanya keyakinan seorang biasa nampaknya..
Dan aku tahu, KAU lebih tahu dari diriku sendiri tentang itu Ya Tuhanku..
Tapi aku memilih untuk mundur, untuk menjauh dari hidupnya semata agar dia tahu aku tak kan sanggup melihatnya terluka karena aku...
Jika dia lelah karena aku, maka aku pilih melangkah mundur satu-satu dari hidupnya..
Aku hanya meminta kau memberinya semua hal yang dia minta..
Jika dia juga meminta untuk pergi dari aku dan dia bahagia karena itu..Maka aku kan coba ikhlas, meski ini serasa tidak benar, jahat dan keterlaluan..
Tapi itu lebih baik, daripada aku harus melihat dia tidak bahagia ketika bersama aku..
Ya Allah, berikan juga dia wanita yang luar biasa untuk hidupnya nanti..Wanita yang mencintai dan dia cintai..Meski nantinya itu bukan aku..Aku merelakan dia pergi dengan kebahagiaannya dengan tetap tegar berdiri di kakiku sendiri meski tanpa tumpuan dan harus tertatih..
Aku hanya mampu berterimakasih untuk waktu2 yang pernah Kau berikan untuk aku bersamanya..
Sungguh tak kan terlupa tiap detiknya, tiap detail ceritanya, tiap hembus nafasnya dekat dengan hatiku, tiap sentuhannya yang membuat aku berbeda, tiap ciumannya yang selalu mampu menghapus semua duka..
Jika pun suatu saat nanti ada cerita lain tentang Cintaku..
Aku pastikan cerita bersamanya tak terkubur hilang, akan tetap tersimpan erat tak terlupakan..
Aku tak tahu kenapa aku sangat jatuh cinta, dan semakin dalam saja..
Mungkin Tuhan memang menginginkannya begitu..
Terimakasih untuk Sayangmu yang sebentar namun berkesan..
Jika aku hidup kembali suatu saat nanti..
Aku ingin tetap menjadi aku saja dan kembali menjadi seorang yang kau Cintai,, kau Sayangi dan kau Jaga dan kali ini sampai kau mati..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar